Main Menu

Selamat Jalan Legenda

Yon Koeswoyo, Kibarkan Bendera Koes Plus Hingga Akhir Hayat

Yon Koeswoyo

Vokalis Koes Plus Yon Koeswoyo meninggal dunia di usia 77 tahun pada Jumat (5/1/2018). Pria bernama asli Koesyono Koeswoyo ini merupakan salah satu personel yang mencoba terus mengibarkan nama bandnya hingga akhir hayatnya.

Kabar duka diketahui dari akun Facebook pengamat musik Bens Leo,
“Inalillahi wainalillahi rojiun. Telah wafat dgn tenang Adik, Kakak, Ayah, Eyang tercinta Yon Koeswoyo ( Koes Bersaudara / Koes Plus ), pagi ini Jumat 5 Jan 2018. Rumah duka Jl. Salak Pamulang. Berdoa semoga dilapangkan jalannya pulang ke Rumah Tuhan di Surga, dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk mengiklaskan kepulangannya Mas Yon ke Surga Tuhan.”

Kabar meninggalnya legenda musik Indonesia, Yon Koeswoyo diiringi dengan ucapan duka dari netizen. Mereka mengenang penyanyi sekaligus pemain gitar band Koes Plus ini sebagai seorang legenda.

Netizen pun memberi salam perpisahan dan salut mereka untuk musisi yang dianggap menginspirasi tersebut.

Jalan Bermusik Yon Koeswoyo

Yon mulai aktif bermusik bersama saudara-saudaranya, Jon Koeswoyo, Tonny Koeswoyo, Nomo Koeswoyo, dan Yok Koeswoyo lewat sebuah grup bernama Kus Brothers.

Setelah Jon memutuskan untuk mundur, Yon dan ketiga saudaranya tetap lanjut bermusik dengan pimpinan Tonny. Pada 1963, mereka pun mengganti nama bandnya menjadi Koes Bersaudara dengan formasi Yon sebagai penyanyi utama disamping memegang gitar.

Tonny memang selalu ingin Yon yang menjadi vokalis utama karena memiliki suara yang bagus dan tidak pernah diajari gitar secara khusus.

Berselang dua tahun kemudian, rezim Soekarno saat itu turut memenjarakan anggota keluarga itu karena dinilai masik yang kebarat-baratan. Namun, akhirnya keluarga itu dibebaskan.

Yon Koeswoyo
Yon Koeswoyo yang tetap bernyanyi meski usia tak lagi muda (Foto: Tempo)

Dalam laporan Pantau disebutkan, upaya pemerintah untuk memajukan kebudayaan nasional, termasuk musik, didukung oleh Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra), bagian dari Partai Komunis Indonesia, antara lain melalui konsepsi kebudayaan yang dimuat di Lentera, lembaran kebudayaan harian Bintang Timur yang dimulai 16 Maret 1962.

Baca Lagi!   Siapkan Diri Untuk Kemungkinan Penghentian Kasus Habib Rizik

Pada 1969, posisi penabuh drum digantikan oleh Kasmuri atau Murry, rekomendasi dari Yon kepada Tonny. Mereka mengganti grup musiknya menjadi Koes Plus.

Nama Koes Plus pun terkenal dengan pelbagai lagunya macam Manis dan Sayang dan Cintamu Telah Berlalu.

Yon Koeswoyo Bernyanyi Hingga Akhir Hayat

Pada 2016 lalu, Yon sempat mengaku mengidap sesak napas yang diakibatkan oleh kebolongan paru-parunya, yang membuatnya harus diopname selama lebih dari sebulan, Mei hingga Juni di tahun itu.

Yon menyebut peristiwa tersebut sebagai peringatan dari Tuhan. Ia sadar bahwa selama ini dirinya terlalu semangat dalam berpentas, sehingga seringkali ‘lupa daratan.’

“Saya kalau tidak bernyanyi malah lemas. Saya kan tukang nyanyi, saya kalau nyanyi senang. Ini obat mujarab,” ujarnya.

Yon mengaku sangat bersyukur atas keberadaan orang-orang yang senantiasa di sisinya ketika dalam keadaan sakit. Ia menuturkan, banyak sekali orang yang mengirimkan bantuan berupa moral dan material.

Bukan hanya itu, para penggemar Yon bahkan tidak segan-segan membantunya dengan bentuk finansial. Saat itu ia mengaku kesulitan membayar biaya pengobatan dan perawatan rumah sakit. Sebagian dari mereka lantas membantunya.

Alasan biaya pengobatan dan perawatan itu pula yang membuat Yon menggelar konser bertajuk Andaikan ‘Koes Plus Datang Kembali’ di Balai Sarbini, Jakarta Pusat pada 9 Desember 2016.

“(Alasan) yang utama betul adalah, saya kan tidak ada pensiun, tidak mendapatkan duit dari pemerintah. Itu duit dari mana? Memangnya tidak perlu uang untuk makan dan beli obat? Saya sekali check up saja Rp3,5 juta, kalau seminggu sekali saya duit dari mana? Kecuali kalau saya kaya sekali,” ujarnya.

Yon tetap bernyanyi demi bisa bertahan hidup. Ia tetap mengibarkan bendera Koes Plus hingga akhir hayatnya. Selamat jalan, Yon Koeswoyo ©cnn-indonesia.

Baca Lagi!   Doa yang Bernoda oleh setitik Noda dari Orang Yang Ternoda
[widgets_on_pages id=”1″]

Baca Artikel Lain Penulis Dengan Klik Nama Profil Penulis Di Bawah Ini



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*