Main Menu

Teror Amerika Utara

Teror Berturut di Amerika Utara, Setelah Nashville Toronto Juga Diserang

Dua serangan mematikan terjadi di belahan amerika bagian utara yakni di kota Toronto Kanada dan Nashville AS dalam sepekan terakhir.

Van putih yang menabrak pejalan kaki di Toronto menewaskan setidaknya sembilan orang dan 16 orang lainnya luka-luka.

Dalam insiden tersebut, seorang petugas berwenang menolak untuk menjawab pertanyaan tentang motivasi pengemudi van ryder putih itu. Mereka hanya mengatakan bahwa sopir sekarang sudah ditahan.

Namun seorang saksi mata menggambarkan bahwa pengemudi tersebut terlihat sengaja menabrakkan van-nya ke arah trotoar Toronto yang penuh saat makan siang, Senin (23/4).

Menabraki Pejalan Kaki di Toronto

Ali, seorang saksi mata mengungkapkan bahwa dia melihat pengemudi van putih sengaja menabrakkan mobilnya ke arah pejalan kaki.

“Orang ini sengaja melakukannya. Dia membunuh semua orang,” kata Ali.

“Dia terus berjalan, terus saja berjalan. Orang-orang tertabrak, satu demi satu.”

Dia mengungkapkan bahwa beberapa korban di antaranya adalah orang tua, namun di satu waktu dia melihat sebuah stroller ‘terbang’ di udara.

“Ini akan menjadi investigasi yang panjang,” kata Wakil Kepala Kepolisian Toronto Peter Yuen saat konferensi pers dikutip dari Reuters.

Seorang saksi lainnya melihat setidaknya ada dua mayat di lokasi kejadian. Sedangkan lima orang lainnya dalam kondisi kritis di Pusat Layanan Kesehatan Sunnybrook.

“Penyelidikan saat ini berada pada tahap di mana tak ada informasi lebih lanjut yang bisa dikonfirmasi saat ini,” kata Goodale saat konferensi pers.

“Polisi sedang menyelidiki secara menyeluruh untuk menentukan apa yang terjadi, mengapa terjadi, dan motivasi di baliknya.”

Menurut sebuah sumber keamanan di AS, saat ini penyelidik sedang memeriksa adanya kemungkinan terorisme sebagai motif di balik serangan van di Toronto.

Baca Lagi!   Teroris Yang Tewaskan 50 Jiwa di Las Vegas Ternyata Sejoli Tua

Sumber tersebut mengatakan bahwa tak ada alasan untuk mempercayai bahwa insiden van putih yang menabrak pejalan kaki adalah sebuah kecelakaan belaka.

Nashville, Serangan Sebelum Toronto

Sebelumnya di negara tetangga Kanada, serangan pada publik juga terjadi di Nashville, Tennessee, AS.

Nashville dan Toronto Teror
TKP penembakan dan senjata peneror di Nasvhille (Foto: Twitter)

Seorang pria setengah telanjang bersenjata membunuh empat orang di sebuah area restoran Waffle House, Minggu (22/4) pagi waktu setempat.

Melansir CNN, terduga pelaku atas nama Travis Reinking, pria berusia 29 tahun asal Morton, Illinois.

Pihak otoritas mengatakan pelaku tiba dengan sebuah kendaraan atas nama Reinking, meski dia berjalan menjauhi restoran dengan bugil.

Kabar terbaru, Polisi yang menduga Reinking menenteng dua senjata telah menangkap tersangka yang melakukan aksinya pada akhir pekan lalu, pada Senin (23/4).

“Terduga pembunuh Travis Reinking sudah ditahan. Ditangkap beberapa saat yang lalu,” tulis polisi Nashville Metro dalam akun Twitternya, mengutip Reuters.

Polisi mengungkapkan bahwa mereka belum mengetahui motif pria bersenjata tersebut melepaskan tembakan ke restoran 24 jam itu.

Huru-hara tersebut dimulai sekitar pukul 03.23 dini hari waktu setempat di Antioch, bagian selatan Nashville.

Polisi bercerita, pria bersenjata itu keluar kendaraan seraya menenteng sebuah senapan tipe serangan dan secara fatal menembak dua orang yang berada di luar Waffle House.

Beberapa saksi menderita luka di bagian wajah mereka karena pecahan jendela. Dua korban lain di dalam restoran ditembak secara brutal. Peristiwa teror di Toronto menewaskan setidaknya sembilan orang dan 16 orang lainnya luka-luka ©Cnn-indonesia.

Baca Artikel Lain Penulis Dengan Klik Nama Profil Penulis Di Bawah Ini



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*