Main Menu

TKW Di London

Hasil Investigasi Polisi Inggris Di Kasus TKW Parinah Tak Digaji 18 Tahun

TKW Parinah

Kepolisian Brighton, Sussex telah menyelidiki kasus Parinah binti Dulah Iksan yang selama 18 tahun tidak digaji majikannya tapi saat ini TKW Parinah sudah kembali ke Indonesia.

Polisis Inggris ini telah menghubungi KBRI London dan menyatakan proses investigasi telah selesai.

Kini, kepada bekerja sama dengan Kepala Crown Prosecution Service UK (Kejaksaan Agung UK) , polisi telah melimpahkan kasus Parinah ke kejaksaan.

Minister Counsellor Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI London, Gulfan Afero kepada Antara, Minggu, mengatakan berdasarkan laporan hasil investigasi, polisi Brighton mengidentifikasi tindak lanjut setelah memperoleh barang bukti dan kesaksian dari sejumlah pihak di Indonesia.

Sebelum meninggalkan Inggris, Parinah telah ditanyai polisi. Namun, polisi memerlukan informasi lebih lanjut dan pemeriksaan silang sesuai hasil pemeriksaan dengan tersangka.

Di antara yang ditanyakan polisi Inggris adalah :
– Siapakah angota keluarga yang pertama kali menghubungi Dinas tenaga Kerja untuk melaporkan putus kontak dengan Parinah?
– Apakah salah satu anggota keluarga Parinah pernah mengirimkan surat balasan ke alamat majikan di Brighton? Jika iya, seberapa sering dan apa saja yang disampaikan? Kapan terakhir kali mendapat kabar dari Parinah?
– Apakah Parinah pernah mentransfer uang kepada keluarga di Indonesia? Jika iya, kapan saja dan nominalnya berapa,?

Agen PPTKI yang merekrut Parinah akan diminta menjelaskan kronologi rekrutmen TKW Parinah dan informasi terkait lainnya, seperti kontrak kerja.

Karena banyak hal ingin didalami, polisi Inggris akan pergi ke Indonesia guna memperoleh bukti-bukti dan kesaksian.

TKW Parinah Budak Modern

Kepolisian Brigton meminta bantuan KBRI London dalam menfasilitasi dan mewawancarai dan pengumpulan bukti-bukti di Indonesia, termasuk meminta kesediaan TKW Parinah dan keluarga untuk diwawancarai. Waktu pelaksanaan akan disampaikan lebih lanjut.

Baca Lagi!   Polemik Tunjangan Hari Raya PNS Dari Dana APBD

Menurut Gulfan Afero, jika mengikuti standar minimal gaji di UK , pembantu rumah tangga seperti Parinah memiliki 200 ribu pound (Rp3,7 miliar) dari gaji yang 18 tahun tak pernah diterimanya.

Parinah merupakan TKW Indonesia yang menjadi korban perbudakan modern ketika bekerja untuk warga negara asal Timur Tengah yang tinggal di London, selama 18 tahun namun tidak pernah menerima gaji.

TKW Parinah
TKI korban perbudakan modern di London Inggris Parinah Ikhsan Binti Daulah (depan) berjalan didampingi perwakilan Kemenlu dan BNP2TKI setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (11/4/2018) malam. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Sebelumnya diberitakan, pada tahun 2018 Parinah (50) akhirnya dapat bertemu kembali dengan keluarganya setelah 18 tahun berpisah dan sempat terputus komunikasinya sejak TKW itu diajak pindah oleh majikannya dari Arab Saudi ke London, Inggris.

Parinah yang diantar petugas Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Serang, Banten, tiba di rumah anak sulungnya, Sunarti (36), Desa Nusawungu RT 04 RW 02, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis, pukul 09.30 WIB.

Kedatangan TKW Parinah disambut isak tangis ketiga anaknya yang telah lama menunggu kepulangannya. Bahkan sebelum memasuki rumah, kaki Parinah terlebih dulu dibasuh dengan air oleh putra bungsunya, Nurhamdan (29).

Saat ditemui wartawan, Parinah mengaku senang karena dapat bertemu dan berkumpul kembali dengan anak-anaknya karena sudah lama ingin pulang ke kampung halamannya.

“Alhamdulillah bisa berkumpul kembali. Saya sudah lama ingin pulang karena tidak tahan di London,” katanya.

Ketika ditanya mengenai rencana ke depan, dia mengaku masih belum memikirkannya termasuk kemungkinan kembali menjadi TKW.

Akan tetapi sebelum Parinah selesai menjawab pertanyaan wartawan, putra keduanya, Parsin (33) langsung menyela dan melarang ibundanya kembali menjadi TKW.

“Enggak boleh sama anak-anak. Di rumah saja, momong cucu,” katanya.

Akhirnya TKW Parinah Bisa Pulang Kampung

Sama halnya dengan TKW Parinah, putri semata wayangnya, Sunarti juga mengaku senang karena bisa bertemu kembali dengan ibundanya yang berangkat menjadi TKW sebelum dia menikah.

Baca Lagi!   Mengalihkan Dana LPDP Ke Peningkatkan Kualitas Pekerja Indonesia

Saat hendak menikah, dia sempat mencoba berkirim surat kepada ibundanya namun tidak pernah ada balasan.

Seperti diwartakan, KBRI London bekerja sama dengan Met Police UK dan Met Police Brighton, Sussex, berhasil menyelamatkan TKW asal Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bernama Parinah yang hilang kontak dengan keluarga selama 18 tahun setelah menerima berita resmi mengenai WNI bermasalah itu pada tanggal 1 Maret 2018.

KBRI London akan terus berkoordinasi dengan kepolisian Brighton untuk menyelesaikan permasalahan Parinah hingga tuntas, termasuk memperoleh hak-haknya melalui peradilan setempat.

Sementara itu, Parinah yang dipulangkan dari London pada Selasa (10/4) malam waktu setempat, tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu (11/4) petang dan segera diantar pulang ke rumah keluarga.

Akan tetapi atas permintaan anaknya, Parinah tidak diantar pulang ke kampung halamannya di di Desa Petarangan RT 01 RW 10, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, melainkan ke rumah putri sulung TKW Parinah, Sunarti di Desa Nusawungu, Cilacap ©Antara.

Baca Artikel Lain Penulis Dengan Klik Nama Profil Penulis Di Bawah Ini



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*