Main Menu

Pilpres 2019

Penolakan Ramai-ramai Untuk Kampanye Provokatif #2019GantiPresiden

#2019GantiPresiden

Penolakan Ustazah Neno Warisman di Bandara Pekanbaru karena kampanye provokatif #2019GantiPresiden bukan kali pertama. Sebelumnya Neno juga pernah ditolak di Bandara Batam.

Pada Sabtu malam tanggal 28 Juli 2018 lalu, sejumlah warga menolak kedatangan Neno Warisman di Bandara Hang Nadim, Batam. Mereka membawa spanduk terkait rencana Neno yang datang ke Batam untuk menghadiri tablig akbar dan deklarasi #2019GantiPresiden.

Tolak #2019GantiPresiden

Neno kala itu menduga massa yang menghadangnya adalah massa Pro-Jokowi (Projo). Projo sendiri telah menepis hal ini.

“Janganlah melemparkan tuduhan palsu, fitnah, dan hoax,” kata Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, Selasa (31/7).

Tertahan beberapa jam, Neno kemudian meninggalkan Bandara Batam dengan pengawalan. Sempat terjadi keributan saat mobil Toyota Fortuner BP 1919 SY yang disebut ditumpangi Neno keluar dari bandara. Namun, situasi segera kembali kondusif.

Polisi kemudian menyampaikan acara tablig akbar dan dekalarasi #2019GantiPresiden yang akan dihadiri Neno di Batam dibatalkan.

“Acara tablig akbar dan deklarasi Ganti Presiden 2019 oleh Neno Warisman tidak jadi digelar alias dibatalkan,” kata Kapolrestabes Barelang Batam Kombes Hengki, Minggu (29/7).

Hampir sebulan berlalu, tepatnya tanggal 25 Agustus 2018, Neno kembali dihadang. Kali ini Neno dihadang warga di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau.

“Iya (masih di dalam mobil), saya bersabar aja,” kata Neno, Sabtu (25/8) petang.

Neno tertahan di dalam mobil yang hendak membawanya keluar bandara. Setelah tertahan kira-kira 6 jam, Neno dipulangkan kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat.

Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade mendapat video saat Neno menuju pesawat. Neno langsung masuk ke pesawat yang akan berangkat.

“Akhirnya, teman-teman semuanya, saya mengajak Kabinda untuk tidak kasar. Saya salat dulu 2 rakaat sebelum akhirnya dilakukan pemulangan,” ujar Neno dalam sebuah video, Sabtu (25/8/2018).

Baca Lagi!   Kritis Pada Postingan-postingan Isu Pemilihan Umum Di Internet

“Jadi dipulangkan dan dipaksa pulang tepatnya sekarang saya sedang menuju ke dalam pesawat, dan sekarang kita coba untuk bertahan,” imbuhnya.

Terkait apa yang menimpa Neno di Pekanbaru, Polisi menepis jika Neno di-persekusi.

“Tidak ada persekusi. Yang ada adalah kita mengamankan semua pihak dari potensi gangguan. Kemarin kita lihat ada lempar-lemparan dan sebagainya. Yang kita lakukan adalah upaya mengamankan semua pihak,” ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto, Minggu (26/8).

Warga Surabaya Anti #2019GantiPresiden

Hotel tempat menginap Ahmad Dhani di Surabaya, Jawa Timur, sempat dikepung massa yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden. Dhani memang direncanakan menghadiri deklarasi tersebut.

#2019GantiPresiden
Ahmad Dhani (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (26/8) pagi kemarin. Massa mendatangi Hotel Majapahit di Jalan Tunjungan yang diinapi Dhani. Deklarasi #2019GantiPresiden berlokasi di monumen Tugu Pahlawan Surabaya yang tak jauh dari hotel tersebut.

“Kita ganti tagar #2019pilih presiden. Pilih Presiden NKRI harga mati. Jangan khianati perjuangan Arek-Arek Suroboyo. Hotel Majapahit adalah salah satu saksi perjuangan Arek-Arek Suroboyo merobekk bendera merah, putih, biru,” ungkap salah satu orator, Didik di Jalan Tunjungan Surabaya, Minggu (26/8) pagi.

Banyaknya massa membuat polisi berjaga-jaga di sekitar hotel Dhani. Polisi melarang massa masuk ke dalam hotel.

Kapoles Tegalsari, Kompol David Triyo Prasojo mempersilakan massa menyampaikan apa yang diinginkan kepada manajer hotel yang selanjutnya akan meneruskannya ke Dhani. Korlap Aksi bernama Aminudin menyampaikan kepada Manajer Hotel agar Dhani segera meninggalkan Kota Surabaya.

Memasuki malam, Ahmad Dhani diketahui meninggalkan Surabaya untuk terbang kembali ke Jakarta. Kepulangan Ahmad Dhani itu diketahui dari Sekertaris Relawan #2019GantiPresiden Agus Maksum.

“Sudah di bandara tadi jam 19.00 WIB,” ujar Agus pada Minggu (26/8) malam.

Baca Lagi!   Dari Timur, Para Pejuang Indonesia Asal Timor Leste Terabaikan

“Setelah acara deklarasi tadi, mas Dhani ada acara tersendiri dengan pihak keluarga. Setelah itu, kita nggak tahu agenda selanjutnya,” imbuhnya ©detiknews .



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*