Main Menu

Pelemparan Batu Di Tol

Lima Pelempar Batu Di Ruas Tol Akhirnya Ditangkap Polisi

pelempar batu di ruas tol

Lima orang pelempar batu di ruas Tol ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Aksi pelemparan batu di ruas tol itu terjadi di Tangerang.

Tim Resmob Polres Serang mengamankan kelima pelaku tersebut pada Sabtu (30/7) pukul 23.37 WIB. di kawasan Moderen Cikande dan Desa Bandung.

“Sudah diamankan sama Polres Serang. Sudah dijadikan tersangka” kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Whisnu Caraka, Serang, Minggu (1/7/2018).

Pelaku Pelempar Batu Di Ruas Tol Tidak Mabuk

Kelima tersangka berinisial WS (18) BS (18) RY (18) SN (18) dan SL (18).  Pelaku juga ditenggarai sehari-hari memang sering kumpul di overpass KM 49+500 yang masuk kawasan desa Bekung dan Songgom Cikande.

Di lokasi tersebut, para pelaku sering pesta miras.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menurutnya sudah mengamankan 2 bongkah batu yang digunakan untuk melempar. Dua batu tersebut yang melukai setidaknya 5 korban.

“Dari keterangannya, mereka melakukan ini sekali karena mabuk,” katanya.

Namun, polisi memastikan para pelaku sadar melakukan aksi mereka.

“Ini memang kalau hasil pemeriksaan sampai dengan sekarang, mereka tidak dalam pengaruh apa-apa pada saat kejadian dan kita juga sudah ngecek pengaruh narkoba juga tidak ada,” ujar Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan saat dihubungi, Minggu (1/7/2018) malam.

Indra mengatakan, memang salah satu dari 5 pelaku menggunakan obat-obatan tertentu, tapi itu tak terjadi pada saat pelemparan batu. Indra memastikan 5 pelaku sadar betul atas aksi melemparkan batu sebesar helm di ruas tol Tangerang.

“Sadar, iya sadar,” tegas Indra.

Motif Pelempar Batu Di Ruas Tol

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan mengatakan, motif 5 sekawan Pelempar Batu Di Ruas Tol itu dalam beraksi murni iseng. Karena banyak yang pengangguran, aksi jahat itu muncul.

Baca Lagi!   Kriminalitas Lewat Hipnotis Marak, Ikuti Tips Ini Agar Terhindar

Secara bergiliran, mereka melemparkan atau menjatuhkan batu tersebut ke ruas Tol Tangerang.

“Motifnya iseng. Jadi memang karena tidak ada kegiatan, mereka juga kan tidak ada ini ya, kan nganggur. Yang satu sekolah, cuma tadi kan masih nongkrong-nongkrong sama yang nganggur. Kepikiran gitu, nah kemudian mereka melaksanakan pelemparan secara bergiliran,” ujar Indra saat dihubungi, Minggu (1/7/2018) malam.

pelempar batu di ruas tol
Pelemparan batu di ruas tol sangat meresahkan para pengemudi.

Indra menyebut, para pelaku tahu mobil mana saja yang mereka lempar batu sebesar helm. Namun, Indra mengatakan 5 sekawan itu tak menarget mobil tertentu.

“Ya bergiliran, mereka pun masih, mereka tahu mobil-mobil mana aja yang dilempar. Itu random, tidak ditentukan mana yang dia lewat dilempar. Bahkan dia tahu pada saat pelemparan itu kena dia juga melihat juga,” ucapnya.

Polisi mengatakan, para pelaku mengambil material batu dari proyek pembangunan jalan. Lokasi jalan overpass di KM 49+500 memang rusak dan sedang ada perbaikan.

“Lagi ada pembangunan jalan, jalannya belum jadi. Itu jelek. Mereka ada di situ ya diambil. Dilempar lewat celah. Mereka lemparnya di situ,” ujar Kapolres Serang AKBP Indra Gunawasn kepada detikcom, Banten, Mingu (1/7/2018).

Di overpass tersebut, kata Indra, kondisinya memang sepi. Jika malam, jalan yang masuk kawasan Cikande tersebut gelap gulita. Didorong karena iseng, kelima pelaku yaitu WS (18) BS (18) RY (18) SN (18) dan SL (18) langsung melempar batu ke kendaraan di bawahnya.

“Sesuai keterangan mereka, katanya jalan yuk ke JPO (jembatan penyeberangan orang). Mereka ke atas kemudian ya udah langsung ada batu, dilempar semuanya. Para pelempar batu di ruas Tol tersebut melempar satu-satu,” ujarnya ©detiknews.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*