Main Menu

Raja dan Ratu Dangdut

Raja Sudah, Kini Narkoba Jerat Keluarga Ratu Dangdut Elvy Sukaesih

Elvy Sukaesih

Keluarga besar Elvy Sukaesih menjadi sorotan dalam kasus penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang. Dunia hiburan khususnya dunia dangdut kembali dilanda kabar duka.

Anak dan menantu musisi senior Elvy Sukaesih ditangkap atas kasus narkoba. Dia adalah Dhawiyah, Syehan, Ali Zaenal Abidi, dan Churi Gita yang merupakan menantu.

Penangkapan terjadi pada Jumat 16 Februari 2018, sekitar pukul 00.30 WIB, di depan halaman Garasi rumah Elvi Sukaesih, Jalan Usaha No.18 Rt.01/05, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur.

Pihak kepolisian sempat menggrebek kediaman Elvy Sukaesih dan dari penggeledahan ditemukan barang bukti narkoba berupa jenis sabu hingga alat hisap atau bong.

Mirisnya, kasus artis terjerat narkoba ini justru melibatkan satu keluarga. Seperti diketahui Elvi Sukaesih bersama Oma Irama adalah simbol kejayaan musik dangdut Indonesia.

Tak hanya menjadi musisi senior, kedua tokoh itu juga kerap menampilkan diri sebagai tokoh panutan bagi masyarakat dari segi moral dan keimanan dan dinamika sosial politik Indonesia terbaru.

Semisal Rhoma Irama yang mulai aktif berpolitik dengan partai Idamannya, dan yang mungkin masih segar di ingatan adalah aksi Elvi Sukaesih selaku juri pergi meninggalkan acara saat mengundang Ahok ke acara tersebut.

Rupanya, saat itu pihak panitia seakan ‘mengejek’ Elvi Sukaesih dengan menggantikannya dengan Ahok.

Paradoks Keluarga Tokoh Panutan Elvy Sukaesih

“… dan narkotika apapun jenisnya,
tak akan kukenal lagi dan tak akan kusentuh lagi
walau secuil…” (Mirasantika, Rhoma Irama)

Dikutip dari Pikiran Rakyat, terdapat banyak hal paradoks terjadi dalam peristiwa yang menimpa keluarga Raja Dangdut Rhoma Irama dan keluarga Ratu Dangdut Elvy Sukaesih.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, tepat tiga minggu setelah Ridho Rhoma bebas dari masa tahanan dan rehabilitasi narkoba pada 25 Januari lalu, tiga anak plus menantu dan tunangan anak Elvy Sukaesih justru ditangkap dan ditahan per 16 Februari 2018 karena juga terlibat narkoba.

Tiga anak plus menantu dan tunangan anak Elvy itu sebagaimana disebut di atas yakni Dhawiya Zaida dan dua kakaknya, Syehan dan Ali Zaenal Abidin, plus Chauri Gita (istri Syehan) dan Muhammad (tunangan Dhawiya). Mereka diciduk polisi di tempat tinggal mereka saat mengonsumi narkoba.

Kasus yang menimpa keluarga Raja dan Ratu Dangdut ini tentu mengejutkan publik, mengingat sosok Rhoma dan Elvy yang berhasil menjaga citra baik dan reputasinya sebagai penyanyi terkemuka hampir setengah abad ini bagi pecinta musik dangdut di Tanah Air dan mancanegara.

Rhoma dan Elvy menjadi panutan serta inspirasi hampir semua penyanyi dangdut sehingga keduanya dijuluki sebagai Raja dan Ratu Dangdut sepanjang masa.

Rhoma dan Elvy sepanjang karir dan kehidupannya bersih dari jerat narkoba, tetapi keluarga mereka tak kuasa melindungi diri dari pengaruh barang haram yang makin merajalela itu.

Fakta Penangkapan Anak dan Menantu Elvy Sukaesih

Anggota Subdirektorat I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pimpinan Ajun Kombes Pol Jean Calvin selain menangkap anak-anak Elvy Sukaesih, juga menyita barang bukti narkoba jenis sabu-sabu, alat hisap sabu-sabu bekas pakai, dua bong, sembilan cangklong kaca, empat selang plastik, satu telepon selular, satu plastik berisi sedotan, satu gulung aluminium foil, alat timbangan digital, buku tabungan atas nama Dhawiya, dan satu kotak berisi alat hisap sabu-sabu.

Elvy Sukaesih
Dhawiyah dan Ridho Rhoma (Foto: TribunBogor)

Dibalik penangkapan itu juga terdapat beberapa fakta yang menyedihkan. Diketahui putra Elvy bernama Syehan tengah menderita penyakit TBC stadium 3.

Tak hanya itu, istri Syehan bernama Chauri Gita yang juga ditetapkan sebagai tersangka tengah ternyata dalam kondisi hamil enam bulan.

Polda Metro Jaya menangkap tiga anak dan menantu pedangdut Elvi Sukaesih berdasarkan informasi masyarakat.

Awalnya, Muhammad yang merupakan kekasih putri Elvy, Dhawiyah, disebut sering melakukan transaksi jual beli narkoba di sekitar Cawang, Jakarta Timur.

Penangkapan kelima tersangka dilakukan hari ini dilakukan pada Jumat (16/2/2018) pukul 00.30 WIB di dua TKP yang berbeda.

TKP pertama yaitu di depan halaman garasi rumah Elvi Sukaesih di Jalan Usaha no. 18, Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur dan di dalam kamar Dhawiya di dalam rumah Elvi. Di lokasi tersebut ditemukan sabu seberat 0,38 gram di ban pinggang celana yang telah dimodifikasi.

Sementara TKP kedua kamar tersangka Dhawiya. Penggeledahan di kamar ini bertepatan saat Dhawiya dengan tersangka Syehan dan Chauri Elvy Sukaesih menantu yang sedang menggunakan sabu bersama-sama.

Baca Artikel Lain Penulis Dengan Klik Nama Profil Penulis Di Bawah Ini

Share Artikel ini!
  • 14
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    14
    Shares


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*