Main Menu

Bahaya Ikan Aligator

Alasan Pidana Mengancam Pemiara Ikan Aligator Dari Amazon

Ikan aligator

Ikan aligator termasuk ikan berbahaya, yang dilarang dipelihara dan diperdagangkan.

Warga Pangandaran pehobi ikan hias ramai-ramai menyerahkan ikan buaya asal Amazon tersebut ke Posko Penyerahan Ikan Berbahaya Invasif Kantor Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Pangandaran sejak 1 Juli sampai 31 Juli 2018.

Dalam kurun waktu itu, sebanyak 20 ekor ikan aligator berhasil dikumpulkan dan diamankan. Kemudian dimusnahkan oleh Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) berasal dari 7 warga pehobi ikan hias.

Pehobi ikan hias ini takut dengan ancaman hukum pidana yang cukul berat, bila masih memelihara ikan aligator itu.

Pidana Piara Ikan Aligator

Berdasarkan UU 31/2004, UU 45/2009 dan Permen Kelautan dan Perikanan 41/2014, warga yang memelihara ikan berbahaya dan invasif terancam hukuman pidana.

Apabila setelah tanggal 31 Juli ditemukan masih ada masyarakat yang kedapatan memelihara ikan berbahaya dan invasif, akan ditindak tegas.

Diproses hukum dengan ancaman 6 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar bagi pemeliharaan. Dan apabila ada yang sengaja melepas ke alam, terancam pidana 10 tahun penjara dan denda Rp 2 miliar.

Petugas Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Cirebon Jajat Sudrajat mengatakan ikan aligator yang terkumpul saat ini dari warga yang menyerahkan secara sukarela.

“Warga yang paling banyak menyerahkan itu sekitar enam ekor ikan aligator, ada juga yang lima ekor,” kata Jajat.

Jajat mengatakan, warga tersebut merupakan penghobi ikan hias, dan tujuannya mereka untuk disimpan di auquarium. Namun setelah lama dipelihara, ukurannya menjadi besar dan perlu disimpan ditempat luas seperti di bak atau kolam.

“Rata-rata warga penghobi ikan hias jenis aligator ini dibeli dari toko ikan hias di Pangandaran, Tasikmalaya ada juga dari Jakarta, pertama beli ukurannya sekitar 10-15 sentimeter dengan harga Rp50ribu-Rp60ribu,” katanya.

Baca Lagi!   Mayoritas Tak Setuju Tapi Tetap Hormati Hak Hidup Kelompok LGBT

Alasan Piara Ikan Aligator

Alasan para penghobi ini memelihara ikan ini pertama karena bentuknya yang berbeda dengan ikan lainnya. Juga umumnya mereka tidak mengetahui ikan tersebut dilarang dipelihara dan diperjual belikan.

Ikan Aligator
Ikan Aligator

“Setelah disosialisasikan bahwa ikan aligator ini tidak boleh diperjual belikan, karena hukumannya cukup berat, takut, sehingga mereka menyerahkannya. Sosialisasi juga dilakukan kepada para pedagang toko ikan hias di Pangandaran,” jelas Jajat.

Menurut Jajat pemusnahan ikan aligator untuk mengurangi populasi di Indonesia. Karena, Ikan Buaya tersebut bukan ikan dari Indonesia, melainkan dari sungai Amazon. Sehingga ketika ikan itu lepas di perairan Indonesia, dikhawatirkan ikan-ikan lokal akan habis dimangsa dan akan merusak ekosistem lingkungan.

“Dimusnahkan tujuannya itu untuk mengurangi populasi ikan aligator di Indonesia,” tegasnya.

Jajat mengaku proses pemusnahannya sendiri akan dilakukan oleh Basan Karantina Ikan Pengendalian mutu (BKIPM) pusat. Prosedurnya, puluhan ikan itu akan diserahkan melalui berita acara kepada BKSDA, lalu secara dimusnahkan secara bersama-sama.

“Untuk pemusnahannya seperti apa nanti SOP dari BKIPM, apakah nanti dengan pembekuan cepat, atau bentuknya seperti apa itu nanti, yang jelas akan dimusnahkan,” jelas Jajat ©detiknews.



One Comment to Alasan Pidana Mengancam Pemiara Ikan Aligator Dari Amazon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*