Main Menu

Demo Buruh Rusuh

Demo Rusuh Di UIN Sunan Kalijaga dan Provokasi “Bunuh Sultan”

UIN Sunan Kalijaga

Aksi hari buruh di pertigaan kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Selasa 1 Mei 2018 kemarin berakhir bentrok.

Unjuk rasa menentang pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport atau Bandara NYIA Kulon Progo yang digelar di depan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta .

Massa sempat membakar pos polisi yang ada di persimpangan jalan. Selain itu juga terdapat provokasi tulisan yang mengancam keselamatan Sultan, raja sekaligus gubernur DIY.

Selain merusak dan membakar pos polisi, massa juga menuliskan coretan di tembok dan baliho yang ada di pertigaan itu.

‘Bunuh Sultan’ di UIN Sunan Kalijaga

Salah satunya tulisan ‘Bunuh Sultan, Bunuh Sultan’ dan juga spanduk bertuliskan ‘Tolak Tanah SG (Sultan Ground) dan PAG (Pakualaman Ground)’.

Massa yang menolak pembangunan Bandara NYIA karena dianggap menggusur petani, juga membawa bendera bertulis Tolak NYIA.

Mereka juga menempel spanduk bertuliskan sindiran program pemerintahan Joko Widodo, “Nawa (Duka) Cita”.

Kepala Polda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigadir Jenderal Polisi Ahmad Dofiri menunjukkan aksi massa itu jelas ngawur.

Pertama karena merusak fasilitas negara, kedua membahayakan atau anarkis dan ketiga sasaran atau aspirasinya tidak jelas.

“(Terkait tulisan Bunuh Sultan) ini kan ngawur sekali, aspirasinya apa ngga jelas,” ujarnya.

Polisi mengatakan hanya diketahui aspirasi melalui spanduk dan poster jika  kelompok ini menolak bandara baru.

Dofiri berjanji akan memburu dan menindak para pelaku demo anarkistis yang tak melalui pemberitahuan itu.

“Kami kantongi video wajah-wajahnya, kami akan cari dan  proses hukum,” ujarnya.

Sementara itu tanggapan Sultan juga menegaskan tidak akan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Nggak apa-apa. Nggak semudah itu,” kata Sri Sultan HB X usai menjadi inspektur upacara peringatan Hardiknas di Alun-alun Utara Yogyakarta, Rabu (2/5/2018).

Baca Lagi!   Antara Diskriminasi dan Pencegahan Radikalisme UIN Sunan Kalijaga

“(Alasannya) ya tidak lapor gitu aja. Apa-apa kok dilaporke (apa-apa kok dilaporkan),” tegasnya.

Sri Sultan hanya mengimbau masyarakat Yogyakarta tetap tenang dan jangan sampai terpancing oleh provokasi.

Tetapkan Tersangka Kerusuhan UIN Sunan Kalijaga

Diresklimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo, mengatakan bahwa ada 69 orang yang diamankan dalam kasus demo di pertigaan UIN Sunan Kalijaga.

UIN Sunan Kalijaga
Tulisan provokatif yang menyerang keselamatan Sultan (Foto: Ristu Hanafi/detikcom)

Tiga orang telah ditetapkan sebagai tersangka yakni AR, IB dan MC. Satu orang sebagai koordinator aksi dan 2 orang merupakan tersangka pelaku perusakan.

“Siapa yang menyiapkan ini bahkan siapa yang mendanai kita sudah ada, tapi tunggu besok. Tersangka bisa bertambah,” kata Hadi Utomo di Mapolda DIY.

Saat ini polisi masih mendalami siapa yang mendorong pendemo melakukan perbuatan anarkis itu.

“Pasti kita akan sampai ke situ (pendorongnya),” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (2/5/2018).

Setyo mengatakan, massa yang mengatasnamakan gerakan 1 Mei itu tak menyampaikan pemberitahuan demo kepada polisi.

Selain itu, tindakan mereka membakar pos polisi juga membuat masyarakat sekitar marah.

“Mereka melakukan unjuk rasa tanpa pemberitahuan pada pihak kepolisian dan melakukan perusakan yang menimbulkan kemarahan masyarakat. Karena pos itu ada di dekat masyarakat. Percikan apinya sudah mau menyambar masyarakat, makanya masyarakat bereaksi balik,” ujarnya.

Direktur Ditreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo menambahkan penetapan tersangka berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh penyidik.

“Ketiganya sudah diperiksa sebagai tersangka, dan sudah dilakukan penahanan. Memang cepat penetapan tersangkanya, tapi penyidik bekerja sesuai SOP dan ada alat bukti  sudah cukup lengkap dan keterkaitan dengan akhir kegiatan yakni pembakaran (pos polisi) oleh massa demo di UIN Sunan Kalijaga,” jelasnya ©detiknews.

Baca Lagi!   Baku Tembak Teroris Di Kaliurang, Presiden Tetap Ke Yogyakarta
[widgets_on_pages id=”1″]

Baca Artikel Lain Penulis Dengan Klik Nama Profil Penulis Di Bawah Ini



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*