Main Menu

Umrah Bodong

Bos First Travel Divonis 20 Tahun, Aset Tak Kembali Ke Korban

Umrah Bos First Travel

Bos First Travel, Andika Surachman, dan istrinya, Anniesa Hasibuan, serta Siti Nuraida alias Kiki Hasibuan dihukum bersalah atas kasus penipuan perjalanan umrah dan pidana pencucian uang.

Namun hakim menolak mengembalikan aset bos First Travel yang disita kepada calon jemaah umrah yang menjadi korban.

Aset Bos First Travel

Majelis hakim dalam putusannya mempertimbangkan seluruh tuntutan jaksa penuntut umum. Namun hakim tidak sependapat dengan tuntutan penuntut umum terkait barang bukti nomor 1-529.

“Yang mana penuntut umum meminta supaya barang bukti tersebut dikembalikan kepada calon jemaah First Travel melalui pengurus aset korban First Travel nomor 1 tanggal 16 April 2018 yang dimuat di akta notaris untuk dibagikan secara proporsional dan merata,” kata hakim membacakan pertimbangan dalam putusan bos First Travel di Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard No. 7, Cilodong, Depok, Rabu (30/5/2018).

Namun majelis hakim menilai akan terjadi ketidakpastian hukum bila aset-aset yang diminta jaksa dalam tuntutan dikembalikan kepada calon jemaah yang menjadi korban.

“Namun oleh karena pengurus pengelola aset korban First Travel menyatakan menolak, baik melalui surat dan di persidangan, maka untuk mencegah terjadinya ketidakpastian hukum atas barang bukti tersebut, maka adil dan patut apabila barang bukti poin 1-529 dirampas untuk negara,” tegas hakim.

Jaksa dalam surat tuntutan pada Senin, 7 Mei 2018, meminta majelis hakim mengembalikan barang bukti terkait aset yang dimiliki bos First Travel kepada para korban.

Jaksa Heri Jerman menyebut aset yang jadi barang bukti itu bernilai Rp 8,8 miliar.

Jaksa saat itu tidak merinci barang bukti aset yang diminta dikembalikan kepada calon jemaah lewat putusan hakim. Namun Heri di luar persidangan menjelaskan aset tersebut terdiri atas harta bergerak dan harta tidak bergerak.

“Uang tunai ada sekitar Rp 4,189 miliar dan USD 346.393, kalau dirupiahkan total semua Rp 8,8 miliar,” kata Heri, Senin (7/5).

Bos First Travel, Andika Surachman, divonis 20 tahun penjara, sedangkan istrinya, Anniesa, divonis 18 tahun penjara. Keduanya juga dihukum membayar denda masing-masing Rp 10 miliar subsider 8 bulan kurungan.

Vonis Untuk Adik Bos First Travel

Siti Nuraida Hasibuan atau Kiki Hasibuan divonis 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsider 8 bulan kurugan.

Bos First Travel
Bos First Travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan (Lamhot Aritonang/detikcom)

Kiki Hasibuan terbukti bersama-sama bos First Travel Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan melakukan penipuan perjalanan umrah dan pencucian uang dari duit setoran calon jemaah.

“Siti Nuraida Hasibuan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah karena telah bersama-sama melakukan penipuan dan pencucian uang sebagai suatu perbuatan berlanjut,” kata hakim membacakan amar putusan dalam sidang di Pengadilan Negeri Depok, Jalan Boulevard No.7, Cilodong, Depok, Rabu (30/5/2018).

Majelis hakim menilai unsur pidana dalam dakwaan terkait penipuan perjalanan umrah dan pencucian uang yang dilakukan menggunakan duit setoran calon jemaah sudah terpenuhi.

Kiki Hasibuan menjabat sebagai komisaris dan kepala divisi keuangan First Travel.

Hal yang memberatkan dalam pertimbangan putusan Kiki yakni perbuatannya dinilai hakim menimbulkan keresahan dan dampak sosial masyarakat yang besar.

“Dan merugikan materiil dan penderitaan bagi korban,” sambung hakim.

Selain itu, Kiki juga menikmati kekayaan dari duit setoran jemaah umrah yang hingga kini belum dikembalikan. Sedangkan hal yang meringankan, Kiki Hasibuan bukan pelaku utama dari perbuatan tindak pidana.

Bos First Travel menurut hakim menawarkan paket umrah promo seharga Rp 14,3 juta pada Juni 2015. Lewat paket promo ini, calon jemaah dijanjikan diberangkatkan mulai November 2016- Mei 2017 ©detiknews.

[widgets_on_pages id=”1″]

Baca Artikel Lain Penulis Dengan Klik Nama Profil Penulis Di Bawah Ini



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*